demam berdarah

Bahaya! Penyakit Ini Menjadi Wabah Paling Mematikan, 160 Nyawa Melayang

Sebagai negara tropis, Indonesia memiliki iklim yang hangat dan pastinya ini jadi tempat yang nyaman untuk nyamuk tumbuh berkembang biak. Terlebih lagi dalam dua bulan terakhir yang diguyur hujan, sehinga kita pun wajib ekstra peduli dengan tetap menjaga kebersihan lingkungan. Kadang banyak dari kita nih gan yang cuek dengan membiarkan pakaian kotor tetap tergantung, jarang banget menguras bak mandi, botol atau kaleng bekas nggak dibuang, atau membiarkan genangan air sehingga jadi tempat empuk buat jentik-jentik nyamuk berkembang biak.

Jangan dikira nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) atau Aedes Aegypti lebih senang bersarang di tempat kotor. nyamuk yang satu ini emang lebih suka berada di air bersih yang dibiarkan tergenang. Bayangin aja nih gan kalo kita lagi asik bersantai di siang hari, tiba-tiba serangan Aedes Aegypti menggigit kita dan kemudian beresiko menimbulkan kematian karena DBD. Wahhh, serem banget!

Sudah gak bisa dianggap remeh dan jangan pernah serangan demam berdarah yang dalam beberapa bulan terakhir begitu masif, faktanya Demam Berdarah Dengue (DBD) terus menelan korban yang berjatuhan. Seperti kita ketahui nih gan, penyakit yang satu ini menyebar melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti, dalam beberapa bulan terakhir tiba-tiba kasusnya pun di Indonesia naik drastis lhoo!!

Ada yang bilang ini pengaruh dari intensitas curah hujan yang tinggi di 2 bulan terakhir. Kalau kita tilik data kasus demam berdarah dari depkes.go.id, per 3 Februari 2019 sudah ada 16.692 kasus dengan 169 orang meninggal dunia. Adapaun wilayah penyebarannya terbanyak ada di wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, NTT, dan Kupang. Bukan hanya daerah saja gan, bahkan Jakarta yang merupakan pusat pemertintahan pun nggak luput dari wabah ini, sepanjang Januari 2019 di Jakarta tercatat ada 813 jiwa terjangkit DBD yang tersebar di Jakarta Selatan sebanyak 277, di Jakarta Timur ada 226, Jakarta Barat 230, lalu di Jakarta Utara dan Jakarta Pusat.

Obat Demam Berdarah Alamidemam berdarah

Semakin banyaknya DBD yang memakan korban, kendali tanda dan cara menganggulanginya. Gejala awal penyakit demam berdarah antara lain demam tinggi mendadak sepanjang hari, nyeri kepala, nyeri punggung kadang disertai dengan tanda-tanda pendarahan.

  1. Jus jambu biji

Buah jambu biji memiliki trombinol yang mampu merangsang trombopoietin lebih aktif, sehingga dapat memicu pembentukan keping darah baru. Lalu, karena pasien demam berdarah sebaiknya makan makanan atau minuman yang mudah dicerna, sebaiknya proses dulu jambu biji jadi jus yang lembut. Kandungan airnya juga baik untuk mencegah dehidrasi.

Jambu biji kaya akan quercetin, yaitu senyawa kimia alami yang bisa ditemukan dalam berbagai jenis buah dan sayur. Quercetin dapat menekan pertumbuhan virus dengue dalam tubuh pasien DBD. Maka, jangan lewatkan manfaat jambu biji ini untuk melawan infeksi virus secara alami.

Baca Juga: 6 Penyakit Bahaya Akibat Tidur Lebih Dari 8 Jam Sehari!

  1. Angkak

Sudah banyak berbagai penelitian yang dilakukan untuk membuktikan mengenai angkak sebagai obat demam berdarah alami. Perlu diketahui, angkak adalah salah satu jenis beras merah dari Tiongkok yang difermentasi dengan ragi Monascus purpureus. Sebuah penelitian dari IPB tahun 2012 menunjukkan bahwa pemberian kapsul angkak dapat meningkatkan trombosit pada tikus putih yang dibuat trombositopenia (kadar trombosit dalam darah yang rendah).

Seperti yang kita tahu bahwa pasien DBD mempunyai kadar trombosit yang rendah yang membuat penyakitnya semakin parah. Dengan pemberian angkak yang dapat membantu peningkatan kadar trombosit, maka pasien DBD kemungkinan lebih cepat sembuh.

  1. Echinacea

Echinacea merupakan salah satu jenis tanaman herbal yang umumnya digunakan untuk mengobati demam dan flu pada masyarakat Amerika bagian Utara. Menurut Pakistan Journal of Clinical and Biomedical Research, echinacea dapat memicu produksi protein dan interferon tambahan, sebagai reaksi terhadap serangan bakteri dan virus. Maka dari itu, echinacea mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan mengoptimalkan kemampuan sel darah putih dalam menangani infeksi virus, termasuk virus dengue.

  1. Daun pepaya

Dua peneliti dari India telah meninjau laporan-laporan penelitian yang telah dilakukan dan mendapatkan bahwa ekstrak daun pepaya dapat membantu meningkatkan angka trombosit dalam darah seseorang yang mengalami demam berdarah dengue. Ini diduga karena daun pepaya dapat membantu menstabilkan dinding sel keping darah sehingga tidak mudah dihancurkan oleh virus dengue.

Anda bisa menggunakan 50 gram daun pepaya sebagai obat demam berdarah alami dengan cara mencucinya dahulu menggunakan air hingga bersih. Setelahnya, tumbuk daun hingga halus, namun jangan sampai menjadi bubuk. Lalu, Anda bisa mencampurkan air dan peras air tumbukan daun pepaya. Minum air daun pepaya sebanyak 3 kali dalam sehari.

  1. Makan buah atau sayuran yang kaya akan kandungan vitamin C

Vitamin C, yang juga dikenal sebagai asam askorbat, memiliki beberapa peran penting dalam tubuh. ini membantu dalam perbaikan, pertumbuhan dan perkembangan jaringan sel tubuh. Pentingnya lagi, vitamin C daoat memberi kekuatan sistem kekebalan tubuh dengan meningkatkan antibodi dan produksi sel darah putih.

Anda bisa mengonsumi buah seperti jambu, lemon, jeruk, pepaya, stroberi, kiwi dan mangga untuk membantu proses penyembuhan DBD. Sedangkan sayuran kaya vitamin C yang bisa dikonsumsi saat terkena DBD adalah, kubis, brokoli, kembang kol, dan labu kuning.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.