Ciri-ciri mata silinder

Ciri-ciri mata silinder dan Cara Mengobati Mata Silinder Sampai Sembuh!

Kalau kamu sering merasa mata lelah atau penglihatan kabur, bisa jadi ini menjadi salah satu ciri-ciri mata silinder, lho. Mata silinder ini adalah salah satu gangguan penglihatan yang disebabkan kesalahan pembiasan cahaya yang tidak tepat pada mata.

Mata silinder atau astigmatisme, ini terjadi ketika kornea atau lensa mata memiliki lengkungan yang tidak sempurna. Tentu saja hal ini menjadi kelainan reffraksi mata, seperti rabun dekat atau rabun jauh. Karena hal tersebutlah orang dengan mata silinder kemungkinan besar juga memiliki refraksi mata lain.

Nah, kali ini kami dari Katalog dokter akan berbagi informasi ciri-ciri mata silinder. Seperti apa saja, sih? Yuk, simak ulasan lengkap dari kami berikut ini.

Ciri-ciri Mata SilinderCiri-ciri mata silinder

Tiap orang memiliki gejala mata silinder yang berbeda, bahkan pada tingkat yang rendah sangat sulit untuk dideteksi. Tapi, secara umum hal tersebut masih bisa ditandai dengan beberapa kondisi.

  1. Penglihatan kabur atau tidak fokus, hal ini bisa terjadi baik dalam pandangan jarak dekat atau jarak jauh.
  2. Melihat bentuk benda menjadi tidak seharusnya atau berubah.
  3. Mata tegang dan cepat lelah, terutama setelah melakukan kegiatan dengan fokus mata seperti membaca atau menggunakan komputer.
  4. Memicingkan mata.
  5. Sering sakit kepala tiba-tiba.
  6. Kesulitan mengemudi kendaraan pada malam hari.
  7. Iritasi mata, hal ini bisa saja terjadi apabila sering mengucek mata.

Apabila kamu mengalami beberapa gejala di atas, sangat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan dengan dokter mata. Ada kemungkinan menjadi ciri-ciri mata silinder, tapi tidak menutup kemungkinan terjadi gangguan lain pada mata.

Penyebab mata silinder memang tidak diketahui secara pasti, bahkan hal ini juga bisa terjadi pada anak pada usia balita. Saat pertumbuhan tentu saja sang anak tidak akan menyadari kalau pandangannya berbeda dengan orang lain. Disinilah peran orang tua sangat dibutuhkan, apabila mengalami mata silinder agar segera mendapatkan penanganan.

Akan lebih baik lagi apabila membawa anak secara berkala ke dokter mata. Mulai dari awal kehidupan anak hingga dia mencapai usia 6 bulan. Pemeriksaan balita juga harus dilanjutkan hingga ia masuk sekolah.

Baca Juga: Waspada Sejak Dini: Ciri-ciri Gejala Penyakit Jantung Koroner

Cara Mengobati Mata SilinderCiri-ciri mata silinder

Solusi atau cara mengobati mata silinder adalah dengan menggunakan lensa kontak atau kaca mata. Tentu apabila kamu hanya mengalami tanda mata silinder ringa penaganan tersebut tidak diperlukan. Apabila kamu merasa terganggu dengan penggunaan kaca mata pada siang hari, biasanya dokter akan merekomendasikan penggunaan Ortho-K (orthokeratology).

Penggunaan Ortho-K, ini sangatlah praktis karena digunakan saat kamu sedang tidur, berbeda dengan kaca mata yang harus digunakan setiap saat. Tapi, Ortho-K, ini memiliki kelemahan dimana mata akan kembali silinder apabila penggunaan dihentikan.

Apabila ingin mendapatkan hasil permanen, tentu diperlukan operasi mata. Operasi bedah yang bisa dilakukan adalah LASIK atau laser in situ keratomileusis. Dengan operasi ini dokter akan memperbaiki lengkungan kornea mata.

Itulah beberapa ciri-ciri mata silinder dan penaganannya. Semoga menjadi informasi yang bermanfaat dan jangan lupa untuk selalu dukung kami dengan berbagi informasi ini, ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.