tanda kanker kulit

Tanda Kanker Kulit Atau Tahi Lalat? Berikut Cara Membedakan Keduanya!

Terkadang, sangat sulit membedakan antara tanda-tanda kanker kulit dan tahi lalat, karena keduanya sama-sama berbentuk sebuah benjolan. Tahi lalat juga bisa muncul secara tiba-tiba, lho karenanya akan lebih sulit lagi membedakan keduanya.

Biasanya tahi lalat akan muncul sejak lahir, tetapi bukan berarti tahi lalat tidak dapat muncul secara tiba-tiba. Biasanya, tahi lalat muncul ketika sedang dalam masa kanak-kanak atau remaja. Meski tidak selalu berbahaya, tetapi tahi lalat yang muncul tiba-tiba bisa juga berubah menjadi kanker.

Oleh sebab itu, ada beberapa cara untuk membedakan tahi lalat normal dan yang tidak.  Perbedaan tersebut bisa dilihat dari bentuk yang tidak biasa, adanya luka, benjolan, muncul tanpa disadari atau perubahan sensasi pada area kulit yang menjadi pertanda kanker kulit – sebagai peringatan awal.

Untuk tahi lalat yang normal, biasanya akan bewarna kecoklatan, biru-keabuan (Mongolian spot), noda kemerahan (salmon patches), keunguan (hemangioma), dan hitam legam. Orang-orang berkulit maupun berambut gelap cenderung memiliki tahi lalat yang berwarna lebih gelap dibandingan dengan mereka yang berkulit putih atau rambut pirang.

Pada saat mencapai usia dewasa, maka Kamu mungkin memiliki 10 buah atau lebih tanda lahir pada tubuh. Tahi lalat yang muncul di kemudian hari harus diperiksakan ke dokter.

Sedangkan tahi lalat yang muncul pada kulit — pasca remaja awal — menjadi tanda peringatan yang penting dari melanoma, yang merupakan salah satu bentuk atau tanda kanker kulit paling mematikan. Tanda awal kanker yang terlihat di mana tahi lalat yang semakin lama semakin membesar. Kondisi kulit itu mungkin tidak berpigmen meski kasusnya jarang terjadi.

Berikut cara membedakan Tanda kanker kulit dan tahi lalat.

  1. Asymmetry(Asimetri)tanda kanker kulit

Tahi lalat yang normal memiliki bentuk sempurna — salah satu ujungnya akan cocok dengan sisi yang satunya. Kelainan pada ukuran dan bentuk dapat dicurigai sebagai gejala kanker kulit yang diakibatkan karena sel pada salah satu sisi tumbuh lebih cepat daripada yang lain. Sel kanker cenderung akan berkembang lebih cepat dibandingkan sel normal, dengan pola yang tidak berarturan.

  1. Border(Pinggiran)

Jika pinggiran tanda lahir tampak kabur, hal ini bisa menjadi pertanda kanker karena pingiran yang buram diakibatkan karena pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali.

  1. Color(Warna)

    tanda kanker kulit

Selagi warna tahi lalat merata di segala sisi, maka tahi lalat tersebut termasuk normal. Namun, jika tahi lalat beragam corak warna dalam satu wilayah tahi lalat berarti tanda lahir tersebut bersifat kanker.

Baca Juga: 6 Penyakit Bahaya Akibat Tidur Lebih Dari 8 Jam Sehari!

  1. Diameter

Tanda lahir yang normal akan berukuran sama sepanjang waktu. Tahi lalat yang  membesar secara tiba-tiba dapat menunjukan adanya masalah pada tahi lalat. Meski begitu, ada juga melanoma yang ditemukan dalam ukuran yang lebih kecil dari yang seharusnya.

  1. Evolving(Perubahan)

Adanya perubahan pada tanda lahir dapat menjadi pertanda buruk. Kamu harus memeriksakan diri ke dokter jika tahi lalat berubah warna, ukuran, bentuk yang membuatnya terlihat berbeda dibandingkan tahi lalat lain pada kulit Kamu.

Penting untuk melakukan pemeriksaan kulit secara teratur untuk memastikan tanda lahir yang mengalami perubahan warna atau bentuk yang mencurigakan.

Baca Juga: 7 Manfaat Baby Oil Untuk wajah Buat Kamu Cantik Secara Alami

Selain pedoman tanda kanker kulit dan tahi lalat di atas, Kamu juga harus memperhatikan setiap perbedaan yang muncul pada tanda lahir, seperti kemerahan, berdarah, bersisik, keluar nanah, pembengkakan di luar tepian tahi lalat, gatal, nyeri, atau sakit saat disentuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.